40 HADIS ILMU

KTI

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Selamat datang silahkan telusuri aplikasi ini, semoga bermanfaat dan menambah ilmu.

Foto Serni

Tentang Penulis

Serni

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS ILMU

Penyusun: Serni

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Boleh Iri terhadap Orang yang Berilmu

Disusun oleh: Serni (@serni25) · Bagian dari 40 HADIS ILMU

Hadis

عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ قَالَ قَالَ النَّبِىُّ صلى الله عليه وسلم «لاَ حَسَدَ إِلاَّ فِى اثْنَتَيْنِ رَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ مَالاً فَسُلِّطَ عَلَى هَلَكَتِهِ فِى الْحَقِّ، وَرَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ الْحِكْمَةَ، فَهْوَ يَقْضِى بِهَا وَيُعَلِّمُهَا». (رواه البخاري: ٧٣)[١]

Terjemahan

‘Abdullah bin Mas‘ud telah menceritakan kepadaku bahwa Nabi SAW bersabda: tidak boleh hasad (iri) kecuali pada dua hal: Seseorang yang Allah beri harta, lalu ia menggunakannya untuk kebenaran (di jalan yang benar), seseorang yang Allah beri hikmah (ilmu), lalu ia memutuskan dengannya dan mengajarkannya. (HR al-Bukhari: 73)

Isi Kandungan Hadis

Bahwa sifat iri tidak diperbolehkan kecuali dalam bentuk yang baik, yaitu keinginan untuk meniru kebaikan orang lain. Dua hal yang patut diinginkan adalah orang yang diberi harta lalu menggunakannya di jalan yang benar, serta orang yang diberi ilmu kemudian mengamalkan dan mengajarkannya. Hal ini menegaskan bahwa harta dan ilmu menjadi mulia jika digunakan untuk kebaikan, sehingga mendorong setiap muslim untuk berlomba-lomba dalam amal yang bermanfaat dan bernilai di sisi Allah.

Referensi

  1. Al-Imam Abu ‘Abdillah Muhammad bin Isma‘il al-Bukhari, al-Jāmi‘ al-Musnad aṣ-Ṣaḥīḥ al-Mukhtaṣar min Umūr Rasūlillāh wa Sunanihi wa Ayyāmih, (Kairo: Dar al-Hadith), Jilid  1, h. 141.

Komentar 0