Hadis tentang Takwa kepada Allah SWT dan Akhlak Terpuji
Hadis
عَنْ أَبِي ذَرِّجُنْدُبِ بْنِ حُنَادَةَ، وَأَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ مُعَادِ ابْنِ جَبَلٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، عَنْ رَسُوْلِ اللَّهِ صَلَّ اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَلَ : اِتَّقِ اللَّهَ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتَّبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنِ. (رَوَاهُ التَّرْمِذِى: ١٩٨٧)
Terjemahan
Hadis dari Abu Dzar Jundub bin Junadah dan Abu Abdurrahman Mu'adz bin Jabal ra. menerangkan, Rasulullah saw. bersabda,"bertakwalah kepada Allah di manapun kamu berada. Dan ikutilah kejelekan dengan kebaikan, niscaya kebaikan itu akan menghapusnya. Dan pergaulilah manusia dengan akhlak terpuji." (HR Tirmidzi: 1987)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini berisi wasiat Nabi Muhammad SAW kepada Abu Dzar dan Mu‘adz bin Jabal agar senantiasa bertakwa kepada Allah di mana pun berada, karena takwa adalah dasar utama kebaikan seorang hamba. Setelah itu, beliau memerintahkan agar keburukan yang telah dilakukan segera diikuti dengan amal saleh, sebab kebaikan dapat menghapus dosa dan menutupi kesalahan sebelumnya. Di akhir hadis, Nabi SAW menegaskan pentingnya berakhlak baik kepada sesama manusia, karena akhlak yang mulia merupakan tanda kesempurnaan iman dan menjadi sebab kuatnya hubungan sosial yang harmonis.

Komentar 0