40 HADIS AKHLAK

KTI

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat datang di aplikasi 40 hadis akhlak, silakan telusuri aplikasi ini untuk menemukan beragam ilmu yang bermanfaat.

Tentang Penulis

tantriaarny

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS AKHLAK

Penyusun: tantriaarny

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Kedermawanan Nabi SAW yang Sempurna

Disusun oleh: tantriaarny (@tantriaarny) · Bagian dari 40 HADIS AKHLAK

Hadis

 عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ، قَالَ جَاءَتِ امْرَأَةً إِلَى النَّبِيِّ بِبُرْدَةٍ. فَقَالَ سَهْلُ لِلْقَوْمِ أَتَدْرُونَ مَا الْبُرْدَةُ فَقَالَ الْقَوْمُ هِيَ شَمْلَةٌ. فَقَالَ سَهْلُ هِيَ شَمْلَةٌ مَنْسُوجَةً فِيهَا حَاشِيَتُهَا -فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَكْسُوكَ هَذِهِ. فَأَخَذَهَا النَّبِيُّ مُحْتَاجًا إِلَيْهَا، فَلَبِسَهَا ، فَرَاهَا عَلَيْهِ رَجُلٌ مِنَ الصَّحَابَةِ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا أَحْسَنَ هَذِهِ فَاكْسُنِيهَا، فَقَالَ " نَعَمْ ". فَلَمَّا قَامَ النَّبِيُّ لَامَهُ أَصْحَابُهُ قَالُوا مَا أَحْسَنْتَ حِينَ رَأَيْتَ النَّبِيَّ أَخَذَهَا مُحْتَاجًا إِلَيْهَا، ثُمَّ سَأَلْتَهُ إِيَّاهَا، وَقَدْ عَرَفْتَ أَنَّهُ لَا يُسْأَلُ شَيْئًا فَيَمْنَعَهُ. فَقَالَ رَجَوْتُ بَرَكَتَهَا حِينَ لَبِسَهَا النَّبِيُّ لَعَلَى أُكَفَنُ فِيهَا.
(رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ: ٥٧١٢)

Terjemahan

Hadis dari Sahl bin Sa'd, yang berkata: seorang wanita datang menemui Nabi SAW  dengan membawa sehelai kain burdah. Sahl bertanya kepada orang-orang: apakah kalian tahu apa itu burdah? orang-orang menjawab: itu adalah sejenis kain syamlah (selendang/pakaian luar). Sahl berkata: itu adalah kain syamlah yang ditenun dengan memiliki hiasan di bagian pinggirnya. Wanita itu berkata: wahai Rasulullah, aku ingin memakaikan kain ini untuk Nabi . Maka Nabi SAW mengambil kain tersebut karena Nabi SAW memang sedang membutuhkannya, lalu Nabi SAW memakainya. Kemudian seorang laki-laki dari kalangan sahabat melihat kain itu dikenakan oleh Nabi SAW, lalu laki-laki tersebut berkata: wahai Rasulullah, alangkah indahnya kain ini, maka pakaikanlah (berikanlah) kain ini kepadaku. Nabi SAW menjawab: ya. Ketika Nabi SAW berdiri (pergi), para sahabat yang lain mencela laki-laki tersebut, para sahabat berkata: tindakanmu tidak baik, kamu melihat Nabi SAW mengambil kain itu karena Nabi SAW sedang membutuhkannya, kemudian kamu justru memintanya, padahal kamu sudah tahu bahwa Nabi SAW tidak pernah diminta sesuatu lalu Nabi SAW menolaknya. Laki-laki itu menjawab: aku mengharapkan berkah dari kain tersebut ketika kain itu telah dipakai oleh Nabi SAW, dengan harapan kain tersebut dapat menjadi kain kafanku nanti." (HR Bukhari: 5712)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan tentang puncak keluhuran akhlak Nabi SAW dalam memenuhi kebutuhan umat tanpa memikirkan kepentingan diri sendiri. Melalui kisah pemberian kain burdah dari seorang wanita, hadis ini membuktikan bahwa Nabi SAW memiliki sifat sangat dermawan dan rela memberikan pakaian yang sedang Nabi SAW butuhkan demi menyenangkan hati seorang sahabat yang memintanya. Peristiwa tersebut juga menunjukkan pengakuan para sahabat terhadap sifat mulia Nabi SAW yang tidak pernah menolak permintaan apa pun selama hidup Nabi SAW. Selain itu, tindakan sahabat yang meminta kain tersebut murni didasari oleh motivasi mencari keberkahan (tabarruk) agar kain yang pernah menyentuh tubuh suci Nabi SAW dapat dijadikan sebagai kain kafan di hari kematian nanti. Dari sisi sosial, teguran dari sahabat-sahabat lain memberikan pelajaran tentang pentingnya menjaga adab, memiliki rasa tenggang rasa, serta tidak membebani orang lain dengan permintaan yang memberatkan.

Komentar 0