40 HADIS HEWAN TERNAK

KTI

Selamat datang di aplikasi 40 hadis hewan ternak

Silakan telusuri aplikasi ini untuk menemukan beragam hadis-hadis seputar hewan ternak

Tentang Penulis

Muhammad Ali Hasan Al-Banna

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS HEWAN TERNAK

Penyusun: Muhammad Ali Hasan Al-Banna

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Keutamaan Orang yang Memelihara Kuda

Disusun oleh: Muhammad Ali Hasan Al-Banna (@AliHasan11) · Bagian dari 40 HADIS HEWAN TERNAK

Hadis

أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ احْتَبَسَ فَرَسًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ إِيمَانًا بِاللَّهِ وَتَصْدِيقًا بِوَعْدِهِ فَإِنَّ شِبَعَهُ وَرِيَّهُ وَرَوْثَهُ وَبَوْلَهُ فِي مِيزَانِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ. (رواه البخاري ٢٦٤١)

Terjemahan

Hadis dari Abu Hurairah radliyallahu 'anhu berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "siapa yang memelihara seekor kuda untuk fii sabilillah karena iman kepada Allah dan membenarkan apa yang dijanjikan oleh-Nya, maka sesungguhnya setiap makanan kuda itu, minumannya, kotorannya dan kencingnya akan menjadi timbangan (kebaikan) baginya pada hari kiamat.". (HR. Bukhari, No. 2641)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan besarnya pahala bagi orang yang memelihara kuda untuk tujuan jihad dan membela agama Allah. Pada masa Rasulullah ﷺ, kuda merupakan sarana utama dalam peperangan dan pertahanan kaum Muslimin. Karena itu, orang yang menyediakan dan merawat kuda untuk kepentingan perjuangan di jalan Allah mendapatkan pahala yang sangat besar.

Ungkapan "إيمانًا بالله وتصديقًا بوعده" menunjukkan bahwa pahala tersebut diberikan apabila pemeliharaan kuda dilakukan dengan niat yang ikhlas karena Allah, bukan untuk kesombongan, kebanggaan, atau kepentingan duniawi semata. Keikhlasan menjadi syarat utama diterimanya amal.

Yang menarik dalam hadis ini adalah penyebutan kenyangnya kuda, hilangnya dahaga, kotoran, dan air kencingnya sebagai bagian dari pahala. Para ulama menjelaskan bahwa ini merupakan ungkapan tentang betapa luasnya karunia Allah. Bahkan biaya, usaha, dan segala konsekuensi yang muncul dari pemeliharaan kuda tersebut dicatat sebagai kebaikan bagi pemiliknya. Jika hal-hal yang tampaknya sepele seperti kotoran dan air kencing hewan saja bernilai pahala karena terkait dengan amal saleh, maka pahala dari tujuan utama pemeliharaan kuda tersebut tentu lebih besar lagi.


Komentar 0