Hadis tentang Do’a Keluar Rumah
Hadis
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَالَ يَعْنِي إِذَا خَرَجَ مِنْ بَيْتِهِ بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ يُقَالُ لَهُ كُفِيتَ وَوُقِيتَ وَتَنَحَّى عَنْهُ الشَّيْطَانُ (رَوَاهُ سُنَنُ التِّرْمِذِيِّ ٣٤٢٦)
Terjemahan
Hadis dari Anas bin Malik bahwa ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda bahwa barang siapa ketika keluar dari rumahnya mengucapkan: “Bismillah, laa haula wa laa quwwata illa billah,” maka dikatakan kepadanya bahwa ia telah mendapatkan kecukupan, telah mendapatkan pertolongan, dan setan menjauh darinya.(HR al-Tirmidzi: 3426).[1]
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan doa yang dianjurkan Rasulullah saw ketika seorang Muslim keluar dari rumah, yaitu dengan menyebut nama Allah SWT, bertawakal kepadaNya, dan mengakui bahwa tidak ada daya serta kekuatan kecuali dari Allah SWT. Kandungan hadis ini menegaskan bahwa dengan mengawali aktivitas di luar rumah dengan dzikir dan tawakal, seorang Muslim akan mendapatkan perlindungan, kecukupan, dan penjagaan dari gangguan setan, sekaligus menunjukkan bahwa seluruh urusan hidup hendaknya selalu diserahkan kepada Allah sebagai sumber kekuatan dan penjaga utama dalam setiap langkah kehidupan.
Referensi
- Ibid, juz 5, hal. 116, Kitab Ad-Du'a, Bab Du'a Min Kharaja Min Baitihi, No. 3426.

Komentar 0