Hadis tentang Pahala Membaca al-Qur'an
Hadis
عَنْ زَيْدٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا سَلاَّمٍ يَقُولُ حَدَّثَنِى أَبُو أُمَامَةَ الْبَاهِلِىُّ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِهِ(رَوَاهُ مُسْلِمٌ:٨٠٤) [1]
Terjemahan
Hadis Dari Zaid, ia berkata bahwa ia mendengar Abu Sallam berkata, "Telah menceritakan kepadaku Abu Umamah al-Bahili, ia berkata, aku mendengar Rasulullah SAW bersabda:"Bacalah oleh kalian Al-Qur'an, karena sesungguhnya Al-Qur'an akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi orang-orang yang membacanya."(HR. Muslim No. 804)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan keutamaan membaca al-Qur’an dengan menekankan bahwa al-Qur’an akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi orang-orang yang membacanya. Hal ini menunjukkan bahwa membaca al-Qur’an bukan hanya bernilai pahala di dunia, tetapi juga memiliki manfaat besar di akhirat sebagai penolong bagi pembacanya. Syafaat tersebut menjadi bukti kedekatan seorang hamba dengan al-Qur’an, baik dalam membaca, memahami, maupun mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Hadis ini juga memberikan motivasi kepada setiap muslim agar senantiasa berinteraksi dengan al-Qur’an, karena hubungan tersebut akan membawa keberkahan dan pertolongan di hari kiamat. Dengan demikian, membaca al-Qur’an tidak hanya menjadi ibadah lisan, tetapi juga harus diiringi dengan penghayatan dan pengamalan, sehingga seseorang termasuk golongan yang mendapatkan syafaat al-Qur’an di akhirat kelak
Referensi
1.Muslim bin al-Hajjaj, Al-Musnad al-Ṣaḥīḥ al-Mukhtaṣar bi Naql al-'Adl 'an al-'Adl ila Rasūlillāh SAW (Beirut: Dar Iḥya’ al-Turath al-'Arabī, ), Kitab Ṣalat al-Musafirin wa Qaṣruha, Bab Faḍl Qira'at al-Qur'an wa Sūrat al-Baqarah, hadis no. 804.

Komentar 0