40 HADIS FADHILAH AL-QUR'AN

KTI

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

40 Hadis tentang Al-Qur'an merupakan aplikasi edukasi Islam yang menyajikan kumpulan empat puluh hadis Nabi Muhammad SAW yang berkaitan dengan al-Qur'an. Setiap hadis disertai dengan teks hadis, terjemahan dalam bahasa Indonesia, serta penjelasan singkat mengenai isi kandungan dan pesan yang terkandung di dalamnya, sehingga memudahkan pengguna dalam memahami makna hadis secara lebih baik.

Foto Ajrul mustakim

Tentang Penulis

Ajrul mustakim

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS FADHILAH AL-QUR'AN

Penyusun: Ajrul mustakim

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Keutamaan Membaca al-Qur'an dengan Tartil

Disusun oleh: Ajrul mustakim (@jerul) · Bagian dari 40 HADIS FADHILAH AL-QUR'AN

Hadis 

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: نَزَلَتْ وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَيِّنُوا الْقُرْآنَ بِأَصْوَاتِكُمْ(رَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ:١٤٦)[1]

Terjemahan

Hadis Dari Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata Ketika ayat Dan bacalah Al-Qur’an itu dengan tartil’ diturunkan, maka Muhammad SAW bersabda: Perindahlah al-Qur’an dengan suara-suara kalian ( HR.Abu Dawud )

Isi kandungan hadis

Hadis riwayat Abu Dawud ini menjelaskan bahwa umat Islam diperintahkan membaca al-Qur’an dengan tartil, yaitu perlahan, jelas, dan sesuai kaidah tajwid. Setelah turunnya ayat tersebut, Nabi Muhammad SAW menganjurkan agar al-Qur’an dibaca dengan suara yang indah dan merdu. Hal ini menunjukkan bahwa membaca al-Qur’an tidak hanya memperhatikan ketepatan bacaan, tetapi juga keindahan suara dan penghayatan agar menambah kekhusyukan bagi pembaca maupun pendengarnya. Keindahan suara dalam membaca al-Qur’an juga menjadi bentuk penghormatan terhadap kalam Allah selama tidak dilakukan secara berlebihan dan tetap sesuai dengan aturan syariat.

Referensi

1.Sunan Ibn Majah, Kitab Muqaddimah, Bab Faḍl Man Ta'allama al-Qur'an wa 'Allamahu, hadis no. 215.

Komentar 0