40 HADIS FADHILAH AL-QUR'AN

KTI

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

40 Hadis tentang Al-Qur'an merupakan aplikasi edukasi Islam yang menyajikan kumpulan empat puluh hadis Nabi Muhammad SAW yang berkaitan dengan al-Qur'an. Setiap hadis disertai dengan teks hadis, terjemahan dalam bahasa Indonesia, serta penjelasan singkat mengenai isi kandungan dan pesan yang terkandung di dalamnya, sehingga memudahkan pengguna dalam memahami makna hadis secara lebih baik.

Foto Ajrul mustakim

Tentang Penulis

Ajrul mustakim

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS FADHILAH AL-QUR'AN

Penyusun: Ajrul mustakim

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Larangan Membaca al-Qur’an Kurang dari Tiga Hari

Disusun oleh: Ajrul mustakim (@jerul) · Bagian dari 40 HADIS FADHILAH AL-QUR'AN

Hadis

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ يَعْنِى ابْنَ عَمْرٍو  قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لاَ يَفْقَهُ مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ فِى أَقَلَّ مِنْ ثَلاَثٍ(رواه أبو داود:١٣٩٦)[1]

Terjemahan

Hadis dari Abd Allah ibn Amr ibn al-As radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:tidak akan dapat memahami al-Qur’an orang yang membacanya kurang dari tiga hari.(HR Abu Dawud )

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan pentingnya membaca al-Qur’an dengan penuh penghayatan dan pemahaman, bukan sekadar cepat menyelesaikan bacaan. Muhammad SAW menerangkan bahwa orang yang membaca al-Qur’an kurang dari tiga hari dikhawatirkan tidak dapat memahami makna dan kandungannya dengan baik karena terlalu tergesa-gesa. Hadis ini mengajarkan agar umat Islam membaca al-Qur’an secara tartil, tenang, dan disertai tadabbur sehingga ayat-ayat yang dibaca dapat dipahami serta diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, hadis ini menunjukkan bahwa tujuan utama membaca al-Qur’an bukan hanya memperbanyak bacaan, tetapi juga mengambil petunjuk dan pelajaran dari isi kandungannya

Referensi

1.Abu Dawud al-Sijistani, Sunan Abi Dawud (Beirut Al-Maktabah al-'Aṣriyyah), Kitb al-Witr, Bab Kam Yustaḥabbu min Khatm al-Qur'an, hadis no. 1396.

Komentar 0