40 HADIS FADHILAH AL-QUR'AN

KTI

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

40 Hadis tentang Al-Qur'an merupakan aplikasi edukasi Islam yang menyajikan kumpulan empat puluh hadis Nabi Muhammad SAW yang berkaitan dengan al-Qur'an. Setiap hadis disertai dengan teks hadis, terjemahan dalam bahasa Indonesia, serta penjelasan singkat mengenai isi kandungan dan pesan yang terkandung di dalamnya, sehingga memudahkan pengguna dalam memahami makna hadis secara lebih baik.

Foto Ajrul mustakim

Tentang Penulis

Ajrul mustakim

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS FADHILAH AL-QUR'AN

Penyusun: Ajrul mustakim

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Anjuran Membaca al-Qur’an dan Larangan Berselisih dalam Membacanya

Disusun oleh: Ajrul mustakim (@jerul) · Bagian dari 40 HADIS FADHILAH AL-QUR'AN

Hadis

عَنْ جُنْدَبِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم اقْرَءُوا الْقُرْآنَ مَا ائْتَلَفَتْ قُلُوبُكُمْ فَإِذَا اخْتَلَفْتُمْ فَقُومُوا عَنْهُ(رواه البخاري:٧٣٦٤)[1]

Terjemahan

Hadis dari Jundub ibn Abd Allah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:Bacalah al-Qur’an selama hati kalian masih bersatu. Apabila kalian mulai berselisih, maka tinggalkanlah majelis itu.( HR. Bukhari )

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan pentingnya menjaga persatuan dan keharmonisan ketika membaca serta mempelajari al-Qur’an.Nabi Muhammad SAW memerintahkan umat Islam untuk membaca al-Qur’an selama hati mereka tetap bersatu dan tidak menimbulkan pertengkaran. Namun apabila pembacaan atau pembahasan al-Qur’an menyebabkan perselisihan, perdebatan, dan permusuhan, maka lebih baik menghentikannya agar tidak menimbulkan keburukan yang lebih besar. Hadis ini juga mengajarkan bahwa tujuan utama al-Qur’an adalah membawa petunjuk, kedamaian, dan persatuan umat, bukan menjadi sebab perpecahan. Selain itu, umat Islam dianjurkan untuk memahami al-Qur’an dengan sikap rendah hati, saling menghormati pendapat, dan menghindari perdebatan yang berlebihan.

Referensi

1.Shahih al-Bukhari, Kitab al-Iʿtiṣam bi al-Kitāb wa al-Sunnah, Bab Ma Yukrahu min al-Tanazuʿ wa al-Ikhtilaf fīial-Qur'an, hadis no. 7364.

Komentar 0