Hadis tentang Perumpamaan Mukmin yang Membaca al-Qur'an
Hadis
عَنْ أَنَسٍ عَنْ أَبِى مُوسَى الأَشْعَرِىِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مَثَلُ الْمُؤْمِنِ الَّذِى يَقْرَأُ الْقُرْآنَ كَمَثَلِ الأُتْرُجَّةِ ، رِيحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا طَيِّبٌ(رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ:٥٤٢٧)[1]
Terjemahan
Hadis dari Abu Musa al-Asy'ari, ia berkata Rasulullah bersabda Perumpamaan seorang mukmin yang membaca al-Qur’an adalah seperti buah utrujjah (sejenis jeruk), aromanya harum dan rasanya enak. ( HR.Bukhari 5427 ).
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan keutamaan seorang mukmin yang membaca al-Qur’an dengan memberikan perumpamaan yang sangat indah, yaitu seperti buah utrujjah yang memiliki aroma harum dan rasa yang lezat. Hal ini menunjukkan bahwa orang yang membaca al-Qur’an tidak hanya memberikan kebaikan bagi dirinya sendiri (diibaratkan dengan rasa yang enak), tetapi juga memberikan manfaat dan pengaruh positif bagi orang lain (diibaratkan dengan aroma yang harum). Dengan demikian, membaca al-Qur’an bukan sekadar ibadah pribadi, tetapi juga memiliki dampak sosial yang baik, karena akhlak dan perilaku orang tersebut akan mencerminkan nilai-nilai al-Qur’an. Hadis ini juga menjadi motivasi agar seorang muslim senantiasa membaca, memahami, dan mengamalkan al-Qur’an sehingga ia menjadi pribadi yang baik secara lahir maupun batin
Referensi
1.Muhammad bin Ismail al-Bukhari, Al-Jami‘ al-Musnad al-Ṣaḥiḥ al-Mukhtaṣar min Umuri Rasūlillāh SAW (Beirut: Dar Ṭawq al-Najah, 1422 H), Kitab Faḍa'il al-Qur'an, Bab Faḍlu Man Qara'a al-Qur'an, hadis no. 5427.

Komentar 0