Hadis tentang Sungai Eufrat menyingkap Gunung Emas
Hadis
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَحْسِرَ الْفُرَاتُ عَنْ جَبَلٍ مِنْ ذَهَبٍ يَقْتَتِلُ النَّاسُ عَلَيْهِ فَيُقْتَلُ مِنْ كُلِّ مِائَةٍ تِسْعَةٌ وَتِسْعُونَ وَيَقُولُ كُلُّ رَجُلٍ مِنْهُمْ لَعَلِّى أَكُونُ أَنَا الَّذِى أَنْجُو (رواه مسلم: ٧٤٥٤ )[١]
Terjemahan
Hadis dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda: Tidak akan terjadi kiamat hingga Sungai Eufrat menyingkapkan gunung dari emas, lalu manusia saling membunuh untuk memperebutkannya. Maka terbunuhlah dari setiap seratus orang, sembilan puluh sembilan. Dan setiap orang dari mereka berkata, Barangkali akulah yang akan selamat. (HR Muslim: 7454)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan bahwa salah satu tanda kiamat adalah keringnya Sungai Eufrat hingga menampakkan harta karun besar seperti gunung emas. Peristiwa ini akan menggoda banyak manusia untuk memperebutkannya, dan akhirnya menyebabkan peperangan besar dan pembantaian massif, di mana hanya satu dari seratus orang yang selamat. Para ulama berbeda pendapat apakah “gunung emas” ini makna hakiki (emas sungguhan) atau makna majazi (kekayaan besar seperti minyak atau sumber daya lainnya). Namun, makna lahirnya tetap sahih, karena Rasulullah menyampaikannya secara jelas dan spesifik.
Referensi
- Sahih Muslim, Kitab Al-Fitan wa Asyrāṭ as-Sā‘ah, Bab Lā Taqūmu as-Sā‘ah Ḥattā Yaḥsira al-Furāt 'an Jabalin min Dhahab, hadis no. 7454.

Komentar 0